Testimoni Asisten oleh Samsu Sempena (13507088)

May 28, 2009

Ok, berhubung temen-temen yang lain udah pada mencantumkan identitas dari tiap asisten, hehe supaya ga bosen bacanya identitas melulu jadi bagian identitas lengkap diskip nih.. hehehe, bukan karena males loh😀

1. David Samuel
2. Irma Juniati
3. Brian Al Bahr
4. Ibnu Mas’ud
5. Deddy Wahyudi
6. Alssasian
7. Catur Wirawan

1. David Samuel

Wah, asisten basdat angkatan 2006 ini ternyata sosok yang asyik diajak ngobrol dan rendah hati banget. Sebagai wakil dari Indonesia dalam kompetisi Imagine Cup ke Mesir nanti tentunya merupakan prestasi yang luar biasa, namun ka davsam tidak lantas menjadi sombong karenanya. Dan dia pun ternyata bukan seorang mahasiswa yang mark oriented, nilai A bukan menjadi target utamanya. Baginya nilai bukanlah hal yang utama, karena banyak yang dapat nilai A, tapi yah just it. Tidak ada hal yang lebih daripada itu. Ka davsam memilih mencari sesuatu hal yang dapat membuatnya berbeda, dan mungkin imagine cup salah satu hal tersebut ujarnya.

Selain menjadi asisten basis data, dia juga sempat aktif di reporter.itb.ac.id. Mendengarnya saya cukup kagum karena di sela-sela kegiatan perkuliahan dia tetap aktif berorganisasi sekalipun dia tidak menjadi anggota biasa HMIF.

Hal yang cukup menarik lagi yaitu sekalipun saat ini ka davsam telah mampu mengukit prestasi di bidang informatika, namun ternyata informatika bukan pilihannya pada awalnya. Pada waktu pengisian kuesioner pemilih program studi dulu, dia menjelaskan bahwa dia hanya memiliki informatika di kuesioner pertama dan sisanya memilih elektro. Karena dia memang senang dengan ngoprek-ngoprek device dan mungkin itu lebih dipelajari di elektro. Tapi hal yang patut dikagumi, sekalipun terlempar ke informatika tapi dia tidak lantas menjadi pundung berlarut-larut karenanya, namun dapat bangkit dan melakukan yang terbaik di informatika. Ka davsam juga ngasih tips yaitu pundung boleh, tapi jangan lama-lama. Hehehe.

Ka davsam juga berpesan untuk melakukan yang terbaik buat calon-calon asisten, so pesan darinya ini membuat saya lebih terpacu lagi for doing the best. Thanks ya ka david! Good luck!

2. Irma Juniati

Asisten basdat kedua yang saya ajak ngobrol. Sekalipun waktu itu sedang cukup sibuk tampaknya tapi mau merelakan waktunya untuk bercakap-cakap. Thanks loh ka Irma.. Nah, satu-satunya asisten basis data yang merupakan kaum hawa ini ternyata memiliki hobi main game. Wah tak disangka nih.. FYI, ka Irma termasuk salah satu dari daftar mahasiswa berprestasi yang tentunya suatu prestasi yang membanggakan. Ka Irma pun membagikan alasan mengapa dirinya bisa masuk ke lab basis data, yaitu awalnya karena penasaran. Dan didorong dengan tekad harus punya lab, maka masuklah ka Irma ke lab basdat. Dan ternyata keputusannya tidaklah salah, karena selama menjadi asisten lab basis data membuatnya lebih meng enal secara dekat dosen-dosen basis data. Dan ka Irma mengungkapkan bahwa dengan menjadi asisten kita memiliki kesempatan untuk mempunyai relasi yang lebih luas.
Saat ditanya cita-citanya, ka Irma menjawab dengan simple : pokonya kaya. Hal ini pun ditegaskannya lagi dengan moto hidupnya yaitu yang penting kaya, sehat, dan bahagia. Ok deh ka Irma, tapi jangan hanya money oriented juga yah, there’s many more wonderful things to reach in this world.. hehehe. Dan ka Irma juga encourage calon asisten basdat untuk menunjukkan niat menjadi asisten basdat dengan melakukan segala daya, usaha, pokonya sampai pol-polan deh menurutnya. Jangan sampai menyesal di kemudian hari. OK deh ka Irma, thanks buat advise nya yah!

3. Brian Al Bahr

Wah wawancara ka brian cukup unik, jarang-jarang asisten mau diwawancara massal (kemaren sampe 6 orang sekaligus).. Hehe, yang penting efektif dan efisien yah ka? Ok deh jadi ka brian ini orang asli bandung lahir 11 juni 1987. Ka brian ini ternyata awalnya tidak berencana masuk ke informatika ITB, tapi sempat tertarik untuk masuk ke CS di Binus. Tapi karena mahal (iya sih ka, setuju!) maka akhirnya masuk deh ke ITB. Sekalipun papanya tuh dosen arsitektur di unpar. Lagi-lagi ketika ditanya mengenai motivasi masuk ke lab basis data, ternyata menurutnya tugasnya gampang dan gaji DBA gede. Untuk poin pertama, taun ini juga gampang kan ka? Hehehe. Sekalipun seneng masuk ke basdat, tapi ternyata ada dukanya juga saat harus mengawas ujian. Karena mungkin itu suatu hal yang membosankan tapi harus dilakukan.
Ka brian juga ternyata hobi bermain gitar bahkan pernah berencana menyumbangkan gitar untuk lab basdat. Ditunggu loh ka, better late than never. hehe.
Ka Brian akan mengambil KP(Kerja Praktek) loh bentar lagi. Dan sampai saat ini tujuannya di Sangkuriang Studio, sekalipun sempat apply juga ke Chevron. Tapi belum ada hasil yang dari chevron. Ka brian ternyata udah prepare juga nih setelah lulus dia mau lanjut kuliah dengan beasiswa S2 ke Australia. Wah mantap deh. Semangat yah ka!
Akhirnya ka brian titip pesen : jangan pantang menyerah, lakukanlah yang maksimal! OK deh ka!

4. Ibnu Mas’ud

Wah, kaka basdat yang paling unik deh pokoknya. Mau janjian wawancara, malah ngasih quest untuk nyari ampe ketemu. Hehehe, but berkesan kok ka ibnu. Ka ibnu tuh orangnya simpel tapi dalem sih. Kesan simpel didapet ketika ditanya apa sih arti nama ka ibnu, eh dijawab dengan entengnya, saya juga gak tau. Kalo ibnu dapet dari dokter yang bantu persalinan, kalo mas’ud dari kakek. Yah sudah diterima saja..
Ketika ditanya mengenai motivasi masuk basdat ternyata menjadi seorang DBA adalah salah satu factor pendorongnya, mengingat gaji seorang DBA yang cukup menggiurkan hehehe. Tapi yang herannya ternyata cita-cita utamanya memiliki peternakan sapi. Hehehe ga nyangka kan?
Ka Ibnu juga ternyata seorang yang memiliki prinsip hidup bahagia yaitu dengan memprioritaskan dalam hidup ini 5 hal :
1. Spiritual
2. Pendidikan
3. Keluarga
4. Kesehatan
5. Ekonomi mapan
Akhirnya ka ibnu ngasih pesan buat calon asisten yang mungkin agak berbeda dari asisten lainnya yaitu : nyantai aja, ga usah kecewa sekalipun ga diterima. OK deh ka!

5. Deddy Wahyudi

Asisten basdat 2005 ini beberapa waktu terakhir sempat tidak terasa keberadaanya di lab basdat yang nan sejuk ini. Ternyata ketika ditanya memang dia sedang banyak kesibukan di luar, tapi untungnya ketika diminta untuk wawancara ka deddy sedang di lab basdat. Hehehe. Ka deddy tuh orangnya enak diajak ngobrol, dia pun ramah, dan senang berbagi pengalaman. Tak terasa waktu selama 1 jam habis untuk wawancara bersama dengannya tanpa harus merasa jenuh. Wah mantep deh pokonya.
Nah di awal wawancara nih ka deddy cerita tentang kegemarannya mencoba hal-hal baru. Jadi saat ditanya tentang makanan favorit dia menjawab dengan detail dessert, main course, sampai appetizernya! Mantap deh, apalagi unaginya.. bikin jadi pengen ngedengernya juga. Ha3.
Nah hal yang menjadi motivasi ka deddy untuk masuk ke lab basdat adalah karena dia merasa wajib memiliki lab dan dia suka untuk melakukan analisis yang high level (yang lebih condong ke basis data). Dan setelah berhasil masuk ke lab basdat, dia pun dapat lebih mengenal dosen-dosennya dan menambah list pada CV. Hehehe. Saat ini ka deddy sedang menggarap TA-nya yang bertemakan Interfacing Perangkat Lunak Datamining. Hm cukup rumit nih kayanya. Semangat yah ka, lakukan yang terbaik deh..
So masih panjang lebar yang ka deddy ceritain, mulai dari pengalaman KPnya yang berhasil memenuhi deadline sekalipun dia kurang menikmati suasana saat bekerjanya, sampai rencananya setelah lulus dari informatika mau dagang (eksport-import) gitu dan juga mau ambil S2 ke Amrik. Juga kegiatannya di ITB mulai dari KMB, Divpro, Lab Basdat, dan ternyata ka deddy pun mengikuti kursus bahasa mandarin.
Ketika ditanya motto hidupnya, ternyata ka deddy punya motto yang menarik yaitu : “Live your life to its fullest”. Waw keren nih, jadi kita harus hidup dengan maksimal, gitu deh kira-kira hehehe. Dan akhirnya ka deddy ngasih pesen yaitu untuk dapat survive kita harus nunjukkin kalo kita tuh orang yang mau berusaha, niat, dan asyik. Yu mari ka!

6. Alsasian Atmopawiro

Ka Alsa ini cukup sibuk akhir-akhir ini tampaknya secara cukup sulit untuk ngatur waktu ketemuan. He3, but thanks ya ka udah mau luangin waktu. Yupz, ka alsa yang dilahirin di prancis 15 Juni 1987 ini saat ini memang lagi sibuk (salah satunya) dengan TA yang dikerjakannya. Sekalipun awalnya informatika bukanlah tujuannya karena awalnya dia berencana ke sipil, namun ternyata dia tetap melakukan yang terbaik di informatika.
Hal yang unik ketika ditanya alasannya masuk lab basdat adalah masuknya gampang. Masa iya nih ka? Hehehe, sekarang kayanya lumayan ketat yah seleksinya?? Selama di lab basdat banyak hal yang dialami ka alsa, seperti banyak teman, dekat dengan dosen, ilmu basis data tetep nempel di otak, sekalipun ada capenya juga saat dikejer-kejer tugas.
Selain menjadi asisten lab basis data rupanya ka alsa juga pernah menjadi divisi medianya HMIF. Wow! Motto hidupnya pun mantep gan, “maju terus sekalipun ada halangan!”. Dan ka alsa juga ngasih pesen yaitu tugas buat asisten basdat jangan dijadiin beban. Sip deh ka, semangat ngerjain TA-nya, wish u all the best!

7. Catur Wirawan

Koordinator admin IF ini seorang pribadi yang tekun dan ramah. Itu kesan pertama saat bertemu dengan ka catur. Dan ternyata kesan itu tidak salah mengingat hobinya adalah ngoprek computer dan dia benar-benar mendalami system operasi linux. Suatu hal yang butuh ketekunan tentunya. Namun, FYI ternyata ka Catur juga memiliki hobi bermain biola. Ga nyangka kan? Anak IF, admin, cowo, eh ternyata punya bakat terpendam di bidang musik. Sekalipun menurutnya akhir-akhir ini sudah jarang bermain biola karena banyak kesibukan lain.
Ketika ditanya kenapa dia bisa begitu sukanya untuk ngoprek linux, ternyata ada alasan yang begitu menginspirasi. Ka catur bercerita bahwa pertama kali dia masuk informatika, dia merasa tidak mempunya kemampuan ngoding yang menonjol, tapi dia tidak mau menjadi biasa-biasa. Maka diliriknya lah linux dan ternyata setelah terus menekuninya, kini dia dapat membuktika bahwa dia mampu untuk menunjukkan sesuatu yang berbeda. Dan dia juga kasih advise jangan menjadi seorang yang biasa-biasa saja, baik itu di kuliah, di organisasi, atau dimanapun, tunjukkan kalo kita seorang yang luar biasa (outstanding cieh..).
Ketika ditanya alasannya daftar menjadi admin IF, ka catur mengungkapkan keinginannya pada awalnya yaitu untuk berkontribusi untuk informatika dan dia melihat kalau kinerja admin sebelumnya belum maksimal. Karena pada jamannya, praktikum di lab itu langsung mengcompile programnya di server sehingga server sering down, sehingga jauh deh dari kenyamanan yang kita alami sekarang. Wah, thanks buat ka catur buat usaha dan jerih payahnya sekalipun mungkin banyak dari kita yang ga tau.
Ka catur juga mengungkapkan keinginannya untuk segera lulus, juga menyerahkan jabatan koordinator admin ke generasi selanjutnya. Karena dia tidak ingin menjadi penghalang di admin. Hm, agak ga ngerti nih, mungkin maksudnya untuk ngasih keleluasaan berkreatifitas lebih lagi buat junior-juniornya yah? Sekarang ka catur sedang mengerjakan tugas akhirnya yang rupanya mengambil tentang embedded system dan linux.
Selama di ITB ka catur pernah menjadi DE HMIF, juga pernah menjadi cakahim. Juga aktif di ISO di tahun 2006-2007. Akhirnya ka catur ngasih pesan supaya kita jangan takut untuk mencoba, pokoknya ada halangan apa pun tembus aja, jangan menyerah sebelum mencoba. Wah, thanks buat advisenya ka! Semoga TA-nya cepat selesai, lulus dengan memuaskan, dan mencapai cita-cita!

One Response to “Testimoni Asisten oleh Samsu Sempena (13507088)”

  1. Cindi said

    This is a great tip especially to those fresh to the blogosphere.
    Brief but very precise info… Many thanks for sharing this one.
    A must read article!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: